Hari-Hari Bersama Keluarga

1:08 AM Diposkan oleh Amir Fauzi


Sebagai seorang Ampibie, kali ini, setelah 12 tahun berlalu, saya menikmati rehat panjang.
Beberapa hari berlalu bersama keluarga, ternak teri, (nganter Anak, Nganter Istri). Selain itu, full time mengurus usaha.

Imagine sebagai TDA betulan. Ya, semuanya kan berproses, semua ada waktunya.
Alhamdulillah, selama beberapa minggu ini banyak nambah ilmu praktis, baik dari workshop maupun gathering.
Minggu-minggu berikutnya, sudah sederetan aktifitas yang harus dieksekusi. Maklum, ibarat sebagai CEO (Small) musti Think Big, Act Small & Take Action.
Alhamdulillah, memang dunia perniagaan bertaburan keajaiban. Every time. Semoga momentum ini memberikan pencerahan luar biasa bagi hidup saya. Umur terus bertambah, tapi sepertinya amalan masih banyak yang kurang.
Jalan inipun saya tempuh sebagai jalan memperluas amaliah, memperkaya nilai-nilai hidup. Semoga dalam satu bulan ini, akan bertabur keajaiban.
Oiya, beberapa produk baru sudah mulai terbit, mulai dari mukena anak, sajadah anak dan jilbab anak.
Selain itu, saya juga akan serius melakukan branding, semoga bisa ikutan workshop branding di jakarta bulan Desember mendatang.
Show must go on....

Amir Fauzi
Owner depomuslim.com
NB :
Waduh...telepun juga terus masih berdering-dering...

Bisnis Adalah Seni

2:16 AM Diposkan oleh Amir Fauzi

Banyak orang ngambil MBA atau sekolah bisnis salah satu alasannya adalah agar menjadi eksekutif sebuah perusahaan bonafid atau kepengin mengelola usaha sendiri. Apa kemudian setelah lulus lantas dapat merintis usaha atau mengelola bisnis dengan benar. Ada yang ya dan ada yang tidak..

Sekolah bisnis menurut saya memberikan perangkat keras bagaimana mengelola keuangan, marketing, sdm dan finansial. Perangkat itu akan berfungsi jika memang digunakan. Jika tidak, ya akan tetap menjadi tabungan ilmu saja.

Demikian juga saat kita ikut seminar, membaca buku bisnis atau apapun. Itu juga ibarat perangkat yang akan berfungsi maksimal saat dilakukan eksekusi.

Nah, saat perangkat itu dieksekusi dilapangan yang namanya bisnis apakah efektif. Bermacam-macam jawabannya. Disinilah seninya. Ilmu vs Praktek. Banyak sekali orang berilmu banyak tak berkutik saat melakukan eksekusi di lapangan. Dan tidak jarang kita temui, orang yang otodidak jauh lebih berjaya saat di lapangan.

Kunci disini sebenarnya adalah faktor eksekusi. Ternyata, eksekusi jauh lebih ampuh daripada knowledge yang tidak diaplikasikan.

Berkenaan hal tersebut, sebaiknya mulai maksimalkan eksekusi dari apa yang kita tahu. Jangan hanya menabung ilmu. Disinilah kita baru merasakan, ternyata menjalankan bisnis ini ibarat kita berkesenian. Perlu melibatkan olah ilmu dan rasa. Karena memang kita berbisnis dengan manusia.

Practice make Perfect !

Wassalam,


Amir Fauzi
Owner http://www.depomuslim.com/
Blog http://www.amirfauzi.com/

Agar Bisnis Selalu Panen Setiap Bulan

2:01 AM Diposkan oleh Amir Fauzi

Merujuk pengalaman selama hampir dua tahun mengelola usaha garmen muslim, dimulai dari jualan retail, kemudian masuk grosir dan lantas melakukan produksi, ibarat sebuah perjalanan, makin kita selami belantara, makin tahu detil hutan yang ada.

Bisnis garmen muslim, mayotitas produk bersifat musiman. Saat menjelang lebaran, booming hampir semua produk terjadi, tapi begitu lebaran lewat maka terjadi penurunan drastis.

Bagaimana mensikapi hal tersebut ? sebagai seorang pebisnis, tentu kita pengin selalu panen setiap bulan, dan tidak hanya tahunan. Salah satu hal penting, selain mempelajari produk yang fast moving, usualy & slow moving, mempelajari musim adalah sangat penting. Mengingat salah satu kunci bisnis adalah turn over. Perputaran uang, disinilah bagian merchandishing dan inventori begitu memegang peranan penting.

Jangan sampai barang terlalu lama numpuk digudang sehingga berpengaruh pada kesehatan cash flow dan kualitas barang.

Seorang pengusaha garmen muslim dituntut kemampuan membaca trend produk, semisal, saat akan menghadapi puasa, maka produk baju muslim anak, koko, sajadah, kopiah akan meningkat tajam. Dan saat paska lebaran akan menurun drastis berganti dengan kebutuhan haji. Demikian berikutnya, dan berikutnya. Harus memiliki kalender produk.

Beruntung sekali jika kita menemukan produk yang tidak kenal musim, yang selalu panen dan tidak banyak bergoyang seiring bergantinya bulan.

Kunci agar bisnis tetap hidup, stok fast moving semaksimal mungkin. Dan baca trend produk yang sedang dibutuhkan. Sebagai seorang pebisnis, dituntut mampu mensuply kebutuhan kaum muslimin. Semoga ulasan ini memberi inspirasi bagi pengusaha muslim lainya.

Wassalam,


Amir Fauzi
Owner www.depomuslim.com
Blog www.amirfauzi.com

Membedah Bisnis Retail Bersama Pak Rosihan dan Pak Djoko

1:28 AM Diposkan oleh Amir Fauzi

Alhamdulillah, Sabtu ini, 21 Nopember 2009 di Metro Indah Mall bisa ikutan workshop Retail bersama 2 orang praktisi. Pak Rosihan dan Pak Djoko.

Saya datang bersama istri dan dua anak saya, Akmal & Wafa. Lokasinya cukup dekat dengan rumah. Setelah pagi hari jalan-jalan ke Tanjung Sari dengan naik Angkot dan Bus Kota. Lumayan capek juga.

Oiya, jalan-jalan pagi tadi agak lain, maklum lagi ada waktu senggang. Satu keluarga saya ajak jalan, trus naik angkot dilanjutkan naik bus kota. Anak-anak gembira sekali. Pagi masih dingin dan sedikit berkabut langsung tancap sampai di Tanjung Sari perbatasan Sumedang - Bandung. Nice trip..

Saya mau sharing, meskipun saya datang terlambat tentang workshop tersebut.

1. Kalau bisnis mulailah dari yang kecil dulu
2. Kalau 6 bulan ndak tumbuh ya ditutup saja.
3. Kalau tumbuh, fokuskan semua energi untuk membesarkannya.
4. Mulailah dari menguasai pasar dulu, sebelum memulai produksi
5. Buat bisnis setiap bulan panen, bisa dengan variasi produk.
6. Perputaran, perputaran dan perputaran modal, inti bisnis retil
7. Lakukan pembenahan terus menerus (continous improvement)
8. Jangan lupa, cari produk yang best seller, best seller dan best seller
9. Ternyata fokus tetap sangat penting
10. Selain itu, baca trend pasar.

Inilah ilmu baru yang saya dapat dari kedua maestro retail yang menginspirasi peserta hari ini.

Semoga bermanfaat sharing ini.
Mendapatkan ilmu dari parak praktisi ibarat seperti shortcut, ia bisa menjadi jalan pintas anda untuk maju. Ndak perlu berdarah-darah mengulang kegagalan para maestro tersebut.

Wassalam,


Amir Fauzi
Owner http://www.depomuslim.com/
Blog http://www.amirfauzi.com/
Twitter : www.twitter.com/amirfauzi

Mengikuti Workshop Bisnis Retil Bersama Pak Gusway

7:05 PM Diposkan oleh Amir Fauzi

Awalnya saya sebenarnya ragu-ragu untuk hadir, bukan karena apa, karena ada jadwal bentrok dengan kuliah. Namun, setelah saya pikir-pikir, akhirnya saya putuskan untuk hadir di Workshop Pak Gusway yang diselenggarakan hari Sabtu, 14 Nopember 2009 di Blok M Square.

Ndaftarnyapun terlampat juga, jumat siang baru apply, dan sampai malam belum dapat kepastian, untuk saya dapat kepastian dari Pak Roni Yuzirman setelah komunikasi.

Alhamdulillah, pagi bada subuh berangkat ke Jakarta, dan sampai disana sekitar jam 09.00. Bersyukur, regiter ok, bisa gabung.

Ada banyak yang saya dapat dari training Retil kemarin, dan Pak Gusway cukup pakar dan punya jam terbang tinggi. Saya banyak terinspirasi dari workshop tersebut. Materinya juga luar biasa, mulai dari keuangan, sdm, pemasaran, inventory, lokasi dan pricing. Cara menyampaikannyapun cukup gamblang, sehingga sangat mudah dipahami oleh orang awam.

Berikut klue-klue yang saya catat :

1. Memulai bisnis dari awal harus dengan benar.
2. Jangan diversifikasi, sebelum beres usaha inti dan besar, be a focus
3. Buat selalu laporan rugi laba, biar tahu untung atau rugi usaha kita
4. Selalu berpikir efektif (goal) dan efisien (cara)
5. Sangat penting membangun budaya perusahaan / attitude dari awal
6. Maksimalkan turn over barang
7. Perkuat posisi dengan suplier agar dapat konsinyasi
8. Be a good negotiator
9. Hati-hati saat purcashing
10. Service akan menjadi pembeda dan pengikat loyalitas

Alhamdulillah, Setidaknya saya mencatat 10 pelajaran penting dalam bisnis ritel. Saya
berkomitmen untuk menerapkan dalam depomuslim.com.

Wassalam,


Amir Fauzi
http://www.depomuslim.com/
http://www.amirfauzi.com/
www.twitter.com/amirfauzi

Bromo Tengger dan Semeru Selatan

7:41 PM Diposkan oleh Amir Fauzi







Oleh-oleh jalan-jalan lebaran kemarin..


Mumpung liburan, kemarin nyempatin jalan-jalan sama keluarga. Moga sharing ini bisa bikin inspirasi kawan2 yang sudah penat kerja di kota atau yang merantau diluar Jawa...


Saya tiba sore hari di Ngadisari. Sebuah desa di dataran tinggi di bibir pegunungan Tengger. Hawanya dingin menusuk tulang. Perjalanan saya ini adalah perjalanan ketiga masuk kampung Tengger, setelah hiking saat via Malang - Tumpang - Poncokusumo - Ngadas - Bromo (jalan kaki bro), pendakian Semeru dan tentu yang kemarin.


Karena sudah temaram malam, maka ndak ada jeep yang turun ke Gunung dan ke Pananjakan, apalagi mbawa 3 jagoan kecil. Wah... terpaksa deh nginep di Ngadisari. Awalnya saya sempat bingung, untuk masuk Bromo itu dipeta kan ada banyak jalur, mulai dari Tumpang, Sawo Jajar, Tosari trus Ngadisari. Saya pilih lewat Ngadisari.


Karena booking jeep sudah full, dapatlah kloter pertama. Jam 02.00 WIB, weleh... pagi2 nan dingin harus bangun dan naik jeep ke Pananjakan (tempat lihat sun rise). Jarak Ngadisari - Pananjakan sekitar 23 kilo, adoh juga. Sampai di Pananjakan yang pertama, adem tenan. Sampai pagi crowded banget, banyak turis domestik dan asing pengin lihat sun rise....


Viewnya memang bagus banget, bromo, gunung batok, padang pasir dan Semeru...


Setelah puas di Bromo Tengger, saya pulang melingkar lewat Lumajang. Walah, saya itu meskipun orang Mblitar, ndak pernah lewat jalur selatan Semeru. Alhamdulillah, ada kesempatan. lewat Lumajang, Pasirian, Pronojiwo, Dampit. Wow... mantap banget tanjakan dan pemandangannya. Yang di Pronojiwo itu. lho....meliuk-liuk dgn view yang aduhai...


Belum lagi lihat ke Utara, ada view yang hanya saya bayangkan saat ndaki Semeru dulu. Ternyata, kawah Semeru, Jonggring Saloko itu ada di bagian selatan Semeru. Maka, wajar kalau aktifitas Semeru naik, warga Lumajang ketir-ketir, wong aliran laharnya ke selatan...


Yang lainnya, tentang kesuburan tanahnya yang luar biasa. Salak pondohnya juga ndak kalah sama yang di Sleman. Muaniiiss pisan...


Buat kawan-kawan yang plesir, bisa jadi Malang Selatan sebagai alternatif ngedem pikir.


Simplify Your Life


Wassalam,



Amir
http://www.amirfauzi.com/

Wisata Gunung Kelud

7:41 PM Diposkan oleh Amir Fauzi

Obat kangen munggah gunung,
Kemarin pas lebaran nyempatin ke Gunung Kelud setelah Bromo - Tengger.

Dari Blitar ke utara, arah Candi Penataran, Nglegok. Lurus terus tembus perkebunan Ngancar, jalannya sudah relatif bagus. Sampai di Ngancar ketemu jalan super mulus. Aspal korea. Lebih bagus banget dibanding jalur Nguling Probolinggo - Ngadisari (Bromo).

Trus sepanjang jalan, viewnya bagus banget. Pemda Kediri benar-benar menggarap wisata Gunung Kelud dengan profesional.

Mobil roda empat bisa parkir dengan mulus di bibir trowongan. Udara nan dingin, disambi makan tahu & tempe goreng panas enak tenan. Dan harga makannannya itu lho. Blitar banget. Masak di tempat wisata gini harganya kayak dikampung saya, Semen. Jan mbakyu-mbakyu itu ngambil untung dikiiit banget. Belum mbawanya dari bawah...

Masuk trowongan, tampaklah Anak Gunung Kelud yang masih mengepul. Sepertinya terus meninggi seperti nasi di bakul yang mengepulkan asap. View timur dan barat bagus banget. Clean.

Buat kawan2, ada baiknya mempromosikan kawasan Gunung Kelud sebagai wisata alternatif.
Very Recomended pleasure...


Amir.
Owner
http://www.depomuslim.com/

NB :
Buat Pemda Blitar, ada baiknya jalur Penataran ke Ngancar diperbagus, saya yakin paket wisata dari Makam Bung Karno, Trus Penataran dan Gunung Kelud
akan menjadi paket yang menjanjikan....

Simplify Your Life

7:39 PM Diposkan oleh Amir Fauzi

Terinspirasi dari Pak Roni Yuzirman, tentang mengelola hidup dengan sederhana. Saya langsung browsing zenhabits.net, saya pelajari dan saya terapkan. Alhamdulillah, banyak sekali mempengaruhi perubahan kinerja saya.

Kalau saya baca detil, sebenarnya Simplify Your Life, sederhanakan hidup anda, atau hidup minimalist itu sangatlah relevan dengan ajaran Nabi. Hidup sederhana adalah memenuhi kehidupan sekedar apa yang dibutuhkan.

Disaat banjir informasi yang luar biasa, tuntutan kerja yang makin panjang, persaingan yang semakin sengit dan harapan hidup yang semakin pendek disaat obat-obatan demikian lengkapnya ditambah polusi dan kemacetan dimana-mana.

Saya sangat terinspirasi dengan gaya hidup tersebut, saat ini selain bekerja sebagai employee, saya kuliah magister, trus ngurus Serikat Karyawan dan ngurus usaha. Seringkali bekerja multitasking dan multi problem. Keempatnya tidak bisa ditinggal.

Ditengah tuntutan yang semakin meningkat tersebut, inspirasi untuk menyederhanakan hidup menjadi demikian penting. Dengan hidup sederhana, makan secukupnya, olahraga secukupnya, pakaian secukupnya, waktu berimbang, target yang sederhana, fokus, menukmati hidup dan ibadah. Nampaknya denganhidup sederhana, rasanya kita memili ruang kosong yang bisa kita isi dengan lebih bermakna daripada dituntut dan dikejar-kejar sesuatu yang sebenarnya fatamorgana.

Simlify Your Life...
Semoga hidup kita semakin bermakna.

Wassalam,


Amir Fauzi
owner
www.depomuslim.com

Kembali Memproduksi Kebutuhan Muslim

8:56 PM Diposkan oleh Amir Fauzi

Setelah lebaran, lebih kurang tiga minggu kami rehat. Biasanya disibukkan dengan produksi dan distribusi barang, kini kami dalam fase membuat bisnis plan yang akan kami gelar selama setahun yang akan datang. Sudah banyak ide di kepala tinggal melakukan eksekusi.

Menurut saya, rehat adalah penting bagi sebuah usaha. Untuk merefresh pikiran dan menyegarkan tubuh setelah penat melayani pelanggan saat menjelang lebaran. Kondisi ini umum bagi sebuah usaha garmen yang memang peak session-nya ada pada saat menjelang lebaran.

Dengan konsep long tail, dalam waktu dekat kami akan memproduksi aneka kebutuhan muslim dengan berbagai variasi. Konsepnya limited edition dan multi varian. Kami akan fokuskan bukan pada produksi masal tetapi pada jumlah terbatas namun dengan banyak varian.

Setelah pulang dari Padang membantu korban gempa, saya pastikan untuk fokus mulai produksi, mengingat kemarin ada buyer sudah menanyakan produk, dan belum dapat kami penuhi. Apalagi www.depomuslim.com sudah mulai aktif sebagai portal usaha utama kami.

Selamat produksi,

Wassalam,


Amir Fauzi
Owner
www.depomuslim.com

Catatan Jadi Relawan Gempa Sumatra Barat : Padang & Pariaman

8:46 PM Diposkan oleh Amir Fauzi

Setelah lima hari menunggu saya akhirnya saya berangkat ke Padang. Berangkat jam 02.00 WIB dari Bandung untuk mengejar pesawat yang take off dari Jakarta jam 08.00 WIB. Alhamdulillah, perjalanan dari Bandung ke Padang cukup lancar. Misi saya adalah membangun sistem posko dan distribusi bantuan yang diamanahkan oleh union dimana saya berkidmat.

Di Padang kami ketemu dengan para relawan baik dari NGO dalam negeri dan luar negeri serta dari beberapa departemen. Setelah silaturrahmi dengan tim yang sudah dulu datang langsung take action melakukan koordinasi dengan semua tim yang terlibat. Sebagaimana misi kami sebelumnya, sangat penting melakukan setup sistem tanggap darurat. Semisal sistem rescue, sistem distribusi kebutuhan pokok, pencatatan bantuan, penanganan kesehatan,
pendataan dan lainnya.

Ketika saya masuk Padang, subhanallah, ada hal yang menurut saya menarik. Warga kota ini cepat bangkit dan beraktifitas dalam waktu yang tidak terlalu lama. Mungkin, karena warganya yang mayoritas berdagang yang bersifat mandiri. Warga tidak terlalu lama terpuruk dalam kesedihan, yang kami lihat adalah mereka bangkit. Ini hanya terkondisi karena mereka biasa hidup mandiri sebagai pedagang.

Selagi saya melakukan koordinasi saya belajar banyak dari masyarakat Padang. Mereka adalah mayarakat yang berjiwa pedagang dan perantau. Dua-duanya adalah sunnah Nabi. Mereka biasa hidup dalam ketidakpastian, ada saatnya untung, ada saatnya rugi. Itu adalah hal biasa. Inilah yang saya pelajari dari perjalanan kami ke Padang.

Ketika bencana melanda, memang masyarakat Sumbar tersentak dan berduka, namun demikian rasa duka ini saya lihat cepat pulih berganti dengan optimisme. Kecepatan recovery mental ini hemat saya sangat dipengaruhi oleh mentalitas orang Minang yang gemar berdagang dan merantau.

Perjalanan selama tiga hari di Padang dan Pariaman selain mengurus seputar pengorganisasian relawan dan mekanisme kerja, saya maksimalkan untuk mempelajari adat istiadat dan pola hidpu masyarakat Padang. Setidaknya itulah yang saya daptkan dari perjalanan ke Sumbar.

Kita perlu belajar dari mentalitas orang Minang yang gemar berdagang dan merantau. Yang lebih memilih tangan diatas daripada tangan dibawah. Jika spirit ini ada, saya yakin bisa menjadi bekal kebangkitan negeri ini.

Wassalam,

Amir Fauzi
Owner
www.depomuslim.com

Tips Mengembangkan Usaha

12:00 AM Diposkan oleh Amir Fauzi

Ada banyak tips mengembangkan usaha, tips favorit saya dan tentu godaannya sangat berat adalah :

"Jika usaha Anda ingin tumbuh, peliharalah Cash Flow, jangan terpancing untuk membeli aset atau apapun yang tidak menunjang bisnis, terus kembangkan bisnis inti Anda dengan perputaran modal, jangan sampai kehilangan fokus".
Amir Fauzi
Owner
www.depomuslim.com
Pusat Kulakan Garmen Muslim

Cara Mudah Memulai Bisnis

11:52 PM Diposkan oleh Amir Fauzi

"Mulailah dari sekarang dari apa yang dapat Anda lakukan. Mulailah dari yang kecil dulu. Dari apa yang dibutuhkan pasar. Jika tumbuh, maka kembangkanlah. Jika mati suri, tutuplah. Hampir semua bisnis besar dimulai dari bisnis kecil."
-Amir Fauzi

Sajarah Indonesia yang Kontroversi

11:42 PM Diposkan oleh Amir Fauzi

Kemarin saya bedah buku bersama Pak Mansur Suryanegara, beliau adalah penulis buku API Sejarah. Dalam bedah buku tersebut Pak Mansur banyak memberikan penjelasan secara runtut dan rinci disertai bukti-bukti.

Intinya menyatakan "Bahwa telah terjadi penggelapan sejarah khususnya kontribusi Ulama dan Ummat Islam dalam menegakkan Republik ini".

Penggelapan sejarah sudah mafhum dilakukan para penguasa untuk kepentingan kelanggengan kekuasaan dan pribadi. Buku beliau menjelaskan secara gamblang peran ulama dan santris serta kaum pedagang muslim dalam merintis cikal bakal Indonesia.

Jadi tidak benar bahwa cinta negeri ini hanya dimonopoli oleh militer, jauh dari itu kaum santri telah membuktikan cinta dan baktinya pada negeri ini sebelum militer eksis.

Yang mengherankan, kenapa para militer yang dulunya menumpang kejayaan perjuangan kaum santri kok sekarang malah memusuhinya ?

Kacang lupa akan kulitnya....

Wassalam,


Amir Fauzi
Owner
www.depomuslim.com
Pusat Kulakan Garmen Muslim

Berbisnis Ala Nabi Muhammad

11:36 PM Diposkan oleh Amir Fauzi

Semakin terbukti saja bahwa bisnis dengan cara Nabi (Business Profetic) adalah cara bisnis yang sudah proven. Barat dengan ketinggian ilmunya baik dari Marketing, Operasi, SDM dan Finance ternyata banyak yang rubuh.

Artinya sebagus apapun sistem yang dibangun tanpa membangun manusianya untuk amanah dan profesional dalam mengelolanya akan tumbang.

Manajemen dan teknologi hanyalah alat, manusialah sebagai penentu utamanya. Dan jauh-jauh hari Nabi menjelaskan tentang betapa pentingnya amanah dan kejujuran dalam berbisnis.

So... apalagi, back to bisnis ala Nabi.

Wassalam,


Amir Fauzi
Owner
www.depomuslim.com
Pusat Kulakan Garmen Muslim

Tips Bisnis Pengusaha tentang Fokus dalam Bisnis

9:08 PM Diposkan oleh Amir Fauzi

Saya sarikan dari buku yang sagat bagus, "the Perfect Business" karya Michael Leboeuf. Salah satu ulasan yang menarik adalah tips bisnis terkait dengan masalah fokus yang harus dijalankan seorang entrepreneurs.

Berikut ini fokus yang harus dijalankan seorang pebisnis jika inging usahanya berkembang dari start up menjadi giant business.

1. Fokus pada peluang, BUKAN pada rasa aman
Seorang entrepeneur harus peka terhadap semua peluang, jangan puas dengan kondisi yang ada. Jangan terjebak zona nyaman, keluarlah kandang untuk menemukan ide-ide segar.

2. Fokus pada apa yang laku, BUKAN pada apa yang anda tahu
Ini penting banget, jangan jualan menurut persepsi pribadi. Jualanlahyang memang dibutuhkan dan diinginkan pasar. Pasti laku. Apalagi untuk entrepreneur pemula.

3. Fokus pada mendapatkan hasil, BUKAN pada menjalankan rutinitas
Seorang entrepreneur sering disibukkan oleh rutinitas yang kadang ndak ada hasilnya. Jadi buatlah prioritas aktifitas yang benar-benar menghasilkan. Pangkas aktifitas yang tidak produktif.

4. Fokus pada perolehan keuntungan, BUKAN pada perolehan gaji
Jangan Cuma puas dengan sekedar bisa memenuhi kebutuhan dan membayar gaji karyawan. Miliki mimpi besar untuk menciptakan cash.

5. Fokus pada mencoba ide baru, BUKAN pada menghindari kesalahan
Hmm, jangan takut coba-coba, bisa jadi usaha yang kita geluti bisa basi jika tidak kita perkaya. Dunia terus berubah, tanpa kita beradaptasi bisa jadi fosil usaha kita.

6. Fokus pada visi jangka panjang, BUKAN pada hasil jangka pendek
Tulis visi, mau kemana usaha dan pegang erat. Jangan sampai terjebak rutinitas sehingga kehilangan blue print.

Pesan ini cukup pendek, tapi menjadi guide saya dalam mengembangkan bisnis. Biar terus tumbuh dan tumbuh dan tidak jalan ditempat. Investasikan waktu untuk belajar dan praktek, niscaya akan ada kemajuan. Bukankah kita ndak ingin punya usaha jalan ditempat. Banyak sekali usaha kecil yang sudah puluhan tahun seperti itu-itu saja. Salah satunya adalah takut bermimpi besar.

Wassalam,


Amir Fauzi
Owner
www.depomuslim.com
Pusat Kulakan Garmen Muslim