Monday, January 16, 2012

Peluang Bisnis Jilbab Masih Prospektif

Diantara peluang bisnis fashion yang menggembirakan diantaranya adalah bisnis jilbab. Alasannya cukup simpel :
1. Segmen pasar cukup besar, karena mayoritas negeri ini muslim
2. Kesadaran relijius secara umum meningkat
3. Banyaknya endorser mulai dari sinetron reliji, film dan artis yang kemudian menggunakan jilbab
4. Kesadaran muslim kelas menengah meningkat
5. Harganya ada dalam range low - high consumer

Setidaknya lima hal tersebut yang kemudian mendorong usaha jilbab terus berkembang pesat. Tidak dapat dipungkiri, semua itu didorong oleh life style dan tingkat konsumsi yang sangat tinggi.

Terkait life style, ada perubahan drastis, kalau dulu orang membeli barang yang bagus dan awet, kini para wanita membeli perubahan lebih ke arah fashionable, biar murah asal matching dan bisa ganti-ganti model. Hal inilah yang mendorong permintaan permintaan model jilbab baru terus meninggi.

Konsep jilbab saat ini mirip dengan konsep distro, limited edition. Bisnis ini didorong oleh kreatifitas daripada harga. Sehingga daya saingnya lebih pada kemampuan pengrajin jilbab untuk membikin model baru, terus dan terus.

Dari sisi daya beli, harga jilbab relatif murah dan dalam jangkau konsumen. Sehingga orang membeli jilbab tidak seperti membeli baju atau sepeda motor yang harus dipikirkan matang, karena harganya relatif tinggi.

Harga jilbab sekarang sangat bersaing, sehingga konsumen dalam melakukan pembelian tidak banyak pikir panjang. Yang penting cocok, matching dan model baru pastilah tanpa pikir panjang akan diambil konsumen.

Karakter inilah yang mendorong lahirnya banyak pengrajin jilbab. Oiya satu lagi, kenapa banyak garmen yang masuk usaha jilbab, salah satunya ada unsur kerajinannya sehingga produk ini masih selamat dari incaran produk China walaupun sekarang telah mulai membajiri negeri ini.

Produk-produk komoditi macam celana, koko atau baju umumnya sudah kalah bersaing dengan China, karena memang modelnya statis.

Nah,
Kedepan yang menentukan dalam industri fashion ini adalah keunikan dan kreatifitas. Selama kita memiliki dua hal ini, rasanya masih berpeluang bersaing dengan industri garmen China.

Masih ragu bisnis jilbab ?

Salam,



Amir Fauzi
Owner
www.jilbabfatta.com
Always Update !

Sunday, January 15, 2012

Strategi Bersaing Berbasis Pada Keunggulan

Ada oleh oleh dari seminar Business Model yang menurut saya menarik untuk dikaji, khususnya bagi yang mau memulai bisnis sendiri.

Apa itu, tentukan value prepotition. Menentukan nilai yang akan kita berikan kepada pelanggan.

Dulu, jaman jaya-jayanya konlomerasi, semua orang pengin meniru model bisnis konglomerat, yaitu ingin menguasai dari hulu sampai kehilir. Jika mau bikin sebuah usaha, mulai dari pemasaran sampai bahan baku harus dikuasai. Orang sering sebut integrasi vertikal atau integrasi horisontal.

Bagaimana dengan sekarang...
Model bisnis ala konglomerasi itu semakin sulit untuk memperoleh daya saing, apalagi untuk kelas UKM.

Bagaimana mensiasatinya,Salah satunya adalah menentukan dimana kita memiliki kekuatan dan keahlian. Berikutnya fokuslah pada keunggulan tersebut dan ciptakan nilai buat
pelanggan.

Terus bagaimana dengan hal-hal yang tidak dikuasai..
Serahkan saja pada orang lain yang lebih ahli untuk mengerjakannya.

Jaman sekarang, untuk jualan tak mesti kita harus mampu membikin produk sendiri, kalau kita punya keahlian jualan, maka serahkan saja orang lain untuk bikin, dan kita fokus untuk jualan.

Dengan kita berkompetisi dengan keahlian yang kita miliki, maka peluang kita memenangkan kompetisi semakin besar, daripada harus menguasai dari hulu sampai hilir.

Mari fokus saja pada keunggulan kita, berikutnya mengemas menjadi bernilai bagi pelanggan.

Salam,


Amir Fauzi
www.bursajilbab.com
Tempatnya Kulakan Jilba

Model Bisnis Yang Terus Berubah

Dulu, orang belanja online itu sangat jarang, alasannya takut ketipu, ribet dan banyak lagi. Kini dengan berkembangnya smart phone, ipad, wifi dan hostspot secara perlahan memaksa pelanggan masuk dalam dunia maya.

Iklan-iklan yang membombardir via SMS, tag Facebook dan kicauan Twitter secara perlahan meruntuhkan kekerasan konsumen yang akhirnya masuk dalam rayuan pembelian maya.

Dulu, jamannya off line, bisa jadi toko-toko grosir macam Tanah Abang, Cipadu atau Pasar Baru menjadi andalan. Namun, pasar konvensional itu kini harus bertempur dengan ribuan online store yang sangat dinamis.

Berkembangnya online trading yang tanpa batas dengan tingkat flexibilitas yang tinggi menjadi pesaing serius bagi pasar konvensional. Tanpa adanya inovasi, bisa jadi kekuatan pasar online secara perlahan mengambil alih pasar off line.

Mengapa semua ini terjadi, jawabnya karena terjadinya perubahan model bisnis. Dari off line ke online.

Bagaimana mensikapinya,

Seperti penasehat kampiun marketer, jangan melawan pasar. Demikian juga dengan adanya gelombang digital, jangan melawannya, berenanglah bersama arus perubahan. Jika anda bersikeras melawannya, anda akan ditinggalkannya.

Ini contohnya :

Dulu Wartel sangat marak, kini sepi, karena ada perubahan life style dari fix phone ke mobile phone.

Dulu Kodak merajai foto instan, kini sepi, karena orang migrasi ke fotografi digital.

Dan begitu banyak contoh-contoh lainnya.


Go Online,

Salam,

Amir Fauzi
www.sekolahsablon.com

This is Your Life

This is your life.

Do what you love, and do it often.

If you don’t like something, change it.

If you don’t like your job, quit.

If you don’t have enough time, stop watching TV.

If you are looking for the love or your life, stop.

They will be waiting for you when you start doing things you love.

Stop over analyzing, life is simple.

All emotions are beautiful.

When you eat, appreciate every last bite.

Open your mind, arms, and heart to new things and people, we are united in our differences.

Ask the next person you see what their passion is, and share your inspiring dream with them.

Travel often. Getting lost will help you find yourself.

Some opportunities only come once, seize them.

Life is about the people you meet, and the things you create with them. So go out and start creating.

Life is short. Live your dream and share your passion.


-------------------------

Saya kutip dari blog mentor
www.roniyuzirman.com


Saturday, January 14, 2012

Tempat Wisata Ke Bandung adalah Wisata Luar Biasa

Sebagai orang yang sering traveling dan naik gunung, sungguh keindahan panorama Jawa Barat sulit dicari tandingnya.

Sebagai bentuk menikmati karunia Allah SWT, saya sering melancong keluar masuk desa di berbagai area Jawa Barat. Semisal, area Bandung, Subang, Sumedang, Purwakarta, Garut sampai daerah Kuningan.

Rasanya sayang kalau saya nikmati sendirian keindahan ciptaan Allah SWT yang saya jelajahi. Berdasarkan keinginan sharing terkait dengan kekayaan alam dan potensinya saya membikin blok wisata ke bandung.

Alamat lengkapnya ada di www.wisatakebandung.com Blog ini saya tulis disela senggang dan memang belum semuanya bisa saya tuangkan dalam tulisan.

Pengalaman saya menjelajai lereng Burangrang, Pangalengan, Garut Selatan, Ranca Kalong dan sebagainya semoga dapat saya sharing, sehingga memicu kawan-kawan yang memang berminat touring ke alam bebas.

Jangan sampai kita wisata jauh-jauh, sedang keindahan alam disekitar kita lupakan. Saya sendiri sudah melancong ke Jepang, Hongkong, Taipei, Vietnam, Malaysia dan Singapura. Dan tentu saja Saudi Arabia saat menunaikan ibadah haji.

Kesimpulan saya,
Kita punya potensi besar kekayaan alam yang justru dinikmati orang lain.

Jadi, nikmatilah kesegaran lokal dengan minum air nira yang baru turun dari pohon aren di perjalanan antara Bandung - Cisewu dan Pamengpeuk.

Selamat berwisata...

Salam,



Amir Fauzi
Founder


Search Engine Optimation (SEO) dan Social Media Optimation (SMO)

Moncernya Google, Yahoo, Webcrawler, Bing dan search engine lainnya memang tidak dapat dipungkiri. Mungkin pengguna internet, sulit sekali melepaskan search engine saat akses internet. Pasti dalam satu sesi akses melakukan visiting ke web search engine tersebut..

Namun,
Diakhir 2010 popularitas search engine secara perlahan tersaingi dengan maraknya sosial media. Apa itu sosial media, ia adalah media yang berbasis pada proses komunikasi antar user. Contoh populernya sebagai berikut : facebook, twitter, myspace, blogspot, flikr, youtube dan sejenisnya.

Makin hari, makin banyak aja user yang mengakses sosial media. Apalagi orang Indonesia ini rajin bergosip ria.

Orang rela minggirin motor atau mobil hanya sekedar update status..

Nah, bagaimana dengan fenomena internet marketing berikutnya ?

Ibarat seorang pemancing, memancinglah dimana tempat yang banyak ikannya. Sebagai seorang marketing dunia maya, wajib juga mulai memancing di era sosial media ini.

Bagaimana caranya,
Updating produk dan layanan ke sosial media. Manfaatkan semaksimal mungkin sosial media sebagai jalur sales dan distribusi produk.

Jika ini tidak kita lakukan, alamat semakin sepi kunjungan ke web kita, karena ikannya bergerombol masuk sosial media...

Jadi kedepan, tidak hanya SEO yang penting, tetapi juga SMO.

Salam SMO


Amir Fauzi
Owner
Kaos Distro Bandung

Konsep Bisnis Long Tail

Era bisnis long tail sudah mulai kita rasakan. Awalnya konsep Long Tail di sampaikan oleh Chris Anderson dalam bukunya.

Sebelum mengenal lebih jauh, apa yang disebut Long Tail atau si Ekor Panjang.

Secara sederhana, saya menerjemahkan long tail sebagai berikut .

1. Banyaknya pilihan
Dulu orang memakai baju ber merk dan sama model dan jenisnya menjadi trend. Misal, kita akan bangga jika menggunakan brand terkenal dsb. Kini telah bergeser, orang cenderung ndak mau disamakan, ia ingin beda. Contoh, penggemar Harley ndak mau pake kaos penggemar Scooter dll. Jadi konsepnya orang kepengin beda dengan yg lain dan diakui keberadaannya.

2. Kemudahan Mencari
Dulu saat banyak produk dimonopoli perusahaan tertentu sehingga tak ada pilihan, sekarang ndak lagi, semua orang bisa berbisnis sehingga punya banyak pilihan. Apalagi didorong dengan adanya internet, dengan menyebut di google, sudah banyak pilihan yang didapatkan.

3. Mudahnya Mendapatkan
Semakin berkembangnya teknologi internet, semakin mudah saja kita mendapatkan apa yang kita cari. Bahkan sampai ke pelosok. Kalau dulu, kalau kita menginginkan sebuah produk, harus ada agen penjualan dulu di daerah tersebut, kini dengan adanya banyak pilihan dan kemudahan proses pengiriman barang semakin mudah saja mendapatkan barang yang kita inginkan.


Nah, bagaimana prakteknya dalam bisnis sehari-hari dengan era long tail ini.
1. Beri banyak piliha kepada pelanggan, semisal konsep distro, jika seandainya stok 100 pcs, maka bikin 20 model dengan permodel 5 item daripada 20 item dengan model 5 jenis.

2. Mudahkan Pelanggan mencari lewat internet, baliho, atau petunjuk dengan meninggalkan jejak agar pelanggan mudah mendapatkannya.

3. Permudah transaksi, jangan berbelit-belit. Keep it simple stupid, KISS. Bisnis yang berbelit-belit mudah ditinggalkan pelanggan. Pelanggan butuhnya cepat, murah dan bermutu.

Selamat menerapkan konsep long tail.
Dalam konsep ini, terdapat fenomena meluruhnya perusahaan besar dan berpeluangnya perusahaan kecil untuk mengambil kuenya.

Salam Long Tail,



Amir Fauzi
Owner
Pusat Aksesoris Jilbab Berkualitas



Turunnya Bisnis Spanduk Sablon Manual

Sebagai orang yang bergelut dalam dunia sablon, merasakan betul adanya penurunan bisnis spanduk sablon manual.

Jaman dulu, perusahaan atau instansi sering menggunakan spanduk kain hasil sablonan manual, kini sablon manual harus bertarung dengan teknologi spanduk hasil dari digital printing.

Memang tidak dapat dipungkiri, digital printing secara perlahan dan pasti menggulung usaha sablon spanduk manual, karena memang memiliki beberapa kelebihan.

Berikut ini kelebihan spanduk digital printing dibanding spanduk sablon manual.
1. Hasil printing sesuai dengan desain
2. Relatif Murah
3. Relatif Cepat
4. Lebih awet karena berbahan plastik
5. Bisa banyak variasi desain

Kelima hal diatas tidak dimiliki oleh sablon manual, maka sudah menjadi hukum bisnis, jika digital printing menggantikan teknologi sablon manual.

Pertanyaan berikutnya,
Bagaimana pebisnis sablon spanduk manual bisa eksis ???

Menurut pendapat saya, pengusaha spanduk sablon spanduk manual harus naik kelas. Naik kelas kemana ? menurut saya masuk ke sablon kaos distro.

Saya berpendapat, sablon kaos distro akan sulit digantikan dengan sablon digital atau DTG, karena ekslusifitas dan variasi yang dihasilkannya.

Dengan demikian, para penyablon spanduk bisa tetap eksis di dunia sablon bahkan naik kelas yang lebih tinggi dengan masuk dalam dunia sablon kaos distro.

Bagaimana pendapat Anda ?


Salam,


Amir Fauzi
Founder
www.sekolahsablon.com
Sekolah Bisnis Kaos

Bisnis Web Programmer Apa Kabarmu ?

Sebagai seorang yang pernah mencicipi jadi web programmer dengan berkutat dengan PHP sebagai bahasa pemrograman web yang paling saya gandrungi, saya melihat ada fenomena menarik sebagai profesi web programmer.

Fenomena tersebut adalah berkembangnya CMS (Conten Management System) seperti wordpress, drupal, joomla, magento dan sejenisnya.

Perkembangan CMS secara perlahan menggusur profesi web programmer secara perlahan tapi pasti.

Jaman dulu, sebuah instansi jika ingin membuat web maka memerlukan programmer untuk mendesain dan membuat webnya. Kini, mereka secara perlahan asyik masuk dengan menggunakan CMS yang jauh lebih mudah, praktis dan banyak supportnya.

Migrasinya pelanggan ke arah CMS, tentu menganggu ladang web programmer yang dulu sangat penting fungsinya.

Kini, dengan semakin sempitnya peluang web programmer karena pergeseran CMS ini, maka web programmer menjadi sesuatu yang ekslusif. Karena mengerjakan proyek2 yang bersifat customize atau program yang diminta secara khusus oleh customer.

Melihat kondisi ini, bagaimana mensikapinya..

Menurut saya, web programmer harus ikut arus perubahan dengan masuk kedalam perkembangan arus CMS. Menurut saya masih ada peluang dengan melalukan customization CMS akan membuat web programmer peranannya akan menguat kembali.

So, mari berdekat-dekat dengan wordpress, joomla, drupal dan sejenisnya.
Peluang masih terbuka lebar.


Salam,



Amir Fauzi
www.bursajilbab.com
Bisnis Jilbab Tidak Ada Matinya

Perkembangan dan Peluang Bisnis Web Desainer

Jaman dulu, seorang web desain dituntut mengetahui banyak hal. Mulai dari mengenal HTML, CSS beserta tool web desain semacam frontpage atau dreamweaver. Disamping yang terkait dengan coding, tool macam Photoshop dan Corel atau Illustrator menjadi bagian tak terpisahankan dalam memproduksi desain.

Sebagai salah satu desainer web otodidak yang pernah saya alami, kemampuan diatas mutlak diketahui oleh seorang web desainer jaman dulu.

Setelah lama tidak menekuni dunia desain web, saya kaget lihat perkembangan terbaru yang terjadi dalam dunia web desain.

Apa itu ?
Berkembangnya teknik PSD to HTML.
Wow !!!

Teknik desain sudah sama sekali beda dengan jaman dulu. Kalau dulu, web sebelum kita terbitkan kita desain dengan bantuan Dreamweaver atau frontopage, kita atur tabel dan gambarnya. Kita bikin templatenya dan seterusnya..

Kini dengan cara baru, seorang desainer bisa membuat desain dengan bebas di Photoshop dengan teori 960 grid.

Hasil desain kemudian dilakukan slicing menjadi HTML dan kemudian dipercantik dengan permainan CSS.

Berikutnya yang menarik lagi, seiring dengan berkembangnya CMS (Content Management System), maka sudah jarang kita jumpai web dibuat dari tailor made atau coding manual. Sekarang rame2 orang menggunakan CMS semacam wordpress, joomla atau drupal.

Sehingga PSD yang dibuat tinggal convert sesuai dengan template CMS.

Melihat perkembangan ini, rasanya semakin dimudahkan saja kita selaku web desainer.
So...
Anda bisa konsentrasi penuh terhadap art, sedang coding sudah semakin mudah..

Selamat buat para web desainer dengan perkembangan terbaru ini.


Salam,



Amir Fauzi
www.sekolahsablon.com
Sekolah Bisnis Kaos

Beda Sablon Manual, Sablon Digital dan DTG

Kawan-kawan peserta kursus di www.sekolahsablon.com pada nanyain, bagaimana posisi sablon kaos manual dibanding sablon digital dalam industri clothing.

Setahu saya, sablon manual maupun digital memiliki posisi pasar sendiri-sendiri. Misal, sablon kaos manual tetap bertahan untuk kaos distro karena memang punya keunggulan tersendiri. Sedang sablon digital rame digunakan untuk produksi masal kaos partai.

Berikut ini dalam pengamatan saya keunggulan dan kekurangan dari 3 jenis printing kaos yang paling populer saat ini. Yaitu sablon manual, sablon digital dan DTG (Direct to Garment).

1. Sablon Kaos Manual
Keunggulan :
- Kualitas sablon belum bisa dikalahkan oleh sablon digital dan DTG
- Bisa banyak variasi (high density, plastisol, glow in the dark, gradasi, flock dll)
- Lebih awet daya tahannya di kaos
- Bisa menyesuaikan aneka bahan kaos

Kekurangan :
- Proses lebih panjang
- Kurang praktis
- Dimungkinkan miss print (salah cetak)

Pengguna :
- Cocok untuk middle dan high class
- Kaos Distro (middle & high class)
- Kaos Branded

2. Sablon Kaos Digital
Keunggulan :
- Warna sablon sesuai warna desain
- Praktis,modal printer, kertas sublim dan heat press
- Rendah terjadi miss print

Kekurangan :
- Daya rekat kurang
- Variasi sablon sedikit, hanya pindah gambar
- Daya tahan rendah
- hanya rekat baik di bahan kaos tertentu, semisal hyget & PE

Penggunaan :
- Cocok untuk low & middle class
- Kaos Partai
- Kaos event
- Kaos satuan

3. Salon Direct to Garment (DTG)
Keunggulan :
- Warna sesuai desain, mirip sablon digital
- Rendah mis print
- Kekuatan sablon lebih kuat daripada sablon digital, karena menggunakan tinta garmen

Kekurangan :
- Harga mesin cukup mahal
- Harga tinta mahal
- Untuk kaos berbahan gelap belum maksimal

Pengguna :
- Cocok untuk high class
- Kaos distro (biaya cetak perkaos 25.000 - 35.000)
- Kaos Satuan

Semoga gambaran singkat ini bisa membantu memberi gambaran tentang pilihan bisnis yang mau dimasuki. Semua jenis sablon ada marketnya, ada keunggulan dan kekurangannya. Tergantung market mana yang Anda bidik.


Salam Sablon,



Amir Fauzi
www.sekolahsablon.com

Monday, September 26, 2011

Kekuatan Fokus Dalam Bisnis

Era konglomerasi sudah berakhir, begitu pesan dari Ohmae.
Kalau dulu, memang eranya konglomerasi. Banyak pengusaha menguasai bisnis dari hulu sampai hilir (integrasi vertikal), selain itu juga banyak macam bisnis yang digeluti (integrasi horizontal). Mulai dari pertambangkan, properti, agrobisnis sampai perbank-kan. Luar biasa, siapa tidak tahu figur-figur taipan dinegeri ini yang jaya di era 80-an sampai pertengahan 90-an. Wajah ara taipan itu banyak menghiasi media masa.

Lantas, kemana wajah-wajah itu sekarang, hampir beberapa gelintir yang masih bertahan diganti dengan wajah-wajah baru yang barangkali masih sangat hijau dan asing. Lantas bagaimana itu bisa terjadi. Jawabnya bisnis telah berubah kuadran.

Dulu, mayoritas pengusaha bisa melakukan konglomerasi, dengan era baru dimana komunikasi, transparansi dan persaingan bebas tidak bisa lagi pengusaha dengan bebas bermain mata memonopoli perdagangan. Tidak banyak proteksi yang diberikan oleh penguasa sebagaimana jaman dahulu. Bisa jadi karena dekatnya dengan penguasa, seorang pengusaha menjadi importir tunggal atau monopoli sebuah produk.

Nah, bagaimana mensikapi perubahan ini.

Saya dinasehati, FOKUS lah dalam BISNIS.
Demikian nasehat yang diberikan mentor saya saat itu, namun saya mengabaikan nasehat itu, semua saya eksekusi, ada 3 bisnis saat itu, dan ternyata memang benar, dari 3 bisnis itu yang tumbuh hanya 1 saja,yang lain terbenam lumpur.

Untuk Fokus ternyata perlu energi, kadang saat kita punya dana nganggur, godaan untuk tidak fokus kembali muncul, dan benar saja saat kami eksekusi tidak banyak memberi hasil atau tidak maksimal.

Kemarin saya ketemu lagi dengan pengusaha mebel, dia menasehati saya, untuk tetap fokus, fokus dan fokus.

Fokus saja belum tentu berhasil, apalagi tidak fokus.
Dengan nasehat dan beberapa kejadian yang saya alami, saya terus berusaha kembali untuk fokus dalam bisnis. Sampai hari ini, fokus saya masih tetap di bisnis Garmen. Sedangkan properti dan investasi lainnya saya pandang sebagai buffer saja.

btw :
Kepada calon pebisnis, semoga ini jadi pelajaran agar tidak mengulang apa yang telah kami lakukan.

Wassalam,


Amir Fauzi
www.efatta.com
Fatta Inc

Solusi Masalah SDM : Rekrut Saat Kita Mau Tumbuh

"Rekrutlah SDM saat Anda ingin bertumbuh, bukan rekrut SDM saat sudah bertumbuh"
Saya merenung akan quote dalam sebuah blog tersebut. Setelah merenung, saya mengamini, pasalnya apa yang yang terjadi sekarang telah saya alami. Dan ternyata beberapa kolega usaha saya juga mengalaminya.

Begini ceritanya, kolega saya memiliki pegawai konveksi yang lengkap dan cukup banyak. Mereka merekrut SDM mulai dari nol, tidak bisa apa-apa, kemudian didik hingga bisa menjahit, packaging,sampai pemasaran. Demikian seterusnya hingga memiliki jumlah karyawan yang cukup banyak seiring dengan kenaikan omset bisnisnya.

Namun selalu saja ada problem tahunan, paska lebaran selalu saja pegawainya raib tidak kembali alias bekerja ditempat orang atau dipabrik tekstil lainnya. Dia menceritakan, bahwa telah memperlakukan pegawai dengan cara terbaik bahkan dengan aneka bonus, tetapi kebaikan itu tak kunjung membuat karyawannya loyal.

Kawan saya tersebut, sering membandingkan, bahwa gaji yang diberikan jauh lebih tinggi dari pabrik, tetapi kenapa orang-orang lebih senang kerja di pabrik yang mana seringkali diberlakukan sebagai buruh.

Sudah beberapa cara dilakukan untuk mempertahankan karyawan namun tak kunjung loyal.
Dalam diskusi kemarin, sharing bagaimana orang China atau Pabrik membikin loyal karyawan. Saya sendiri juga sudah survei ke beberapa kolega China saya bagaimana mengelola karyawan.

Setelah saya renungkan ada beberap poin yang perlu kita pertimbangkan.

1. Rekrut karyawan saat kapan saja
Ini artinya kita dapat menyeleksi karyawan jauh lebih rileks daripada kita mencari saat kita membutuhkan.

2. Perlakukan Secara Profesional
Harus bisa dibedakan mana hubungan pribadi mana hubungan bisnis. Harus jelas batasannya, kadang hubungan pribadi yang terlalu dekat malah membuat karyawan seenaknya

3. Jelaskan Hak dan Kewajiban
Dari sedari awal jelaskan hak-hak karyawan berikut kewajiban. Sehingga karyawan tahu rambu-rambu

4. Tegas
Harus tegas dengan aturan perusahaan. Saya mengeluarkan beberapa karyawan karena melanggar kesepakatan

5. Bangun Hubungan Jangka Panjang
Agar karyawan terikat, maka perlu kita kasih hak-hak mereka dalam jangka panjang, misal jika anda kerja 2 tahun kami beri bonus dan lain sebagainya. Ini harus distate lebih awal.
Semoga lima langkah ini menginspirasi kita mengelola SDM lebih baik.


Wassalam,


Amir Fauzi

Thursday, September 22, 2011

Keberanian, Pengetahuan dan Keikhlasan

Saya termasuk jarang update facebook atau twitter. Entah mengapa, hari itu ngebet buka twitter. setelah scroll atas bawah, saya temukan twitt simple dan menarik dari Pak Tri Atmojo, begini bunyinya : "Untuk Memulai Bisnis Perlu Keberanian, Untuk Mengembangkannya Perlu Pengetahuan, Untuk Mengakhirinya Perlu Keikhlasan" Saya mengamini statmen ini.

Untuk memulai bisnis, perlu keberanian lebih tinggi daripada pengetahuan. Banyak sekali orang yang sudah training, kursus, seminar, baca buku dan coaching wirausaha akhirnya tak bergerak kemana-mana kecuali idenya yang berkembang. Salah satu penyebabnya adalah miskinnya keberanian. Ilmu banyak tak akan banyak berarti dalam bisnis tanpa diimbangi keberanian yang cukup. Perlu keberanian lebih daripada sekedar banyaknya pengetahuan.

Pada tahap ini, seorang calon pebisnis perlu keberanian untuk action tanpa harus banyak berpikir terhadap resiko yang mungkin timbul, karena memang bisnis itu tak bisa lepas dari resiko. Untuk pemula, mengasah keberanian jauh lebih penting daripada mengasah pengetahuan. Action dulu, baru kemudian benahi kekurangan. Kalau menunggu kesempurnaan, niscaya tak akan pernah eksekusi. Jadi kunci memulai usaha, beranilah action !

Berikutnya jika usaha sudah berjalan, maka tak cukup hanya mengandalkan keberanian. Ilmu untuk mengembangkan bisnis berikutnya adalah butuh pengetahuan. Jika jurus yang digunakan tetap keberanian, niscaya suatu titik akan mengalami accident. Ini ibarat kita naik motor, boleh jadi awal naik motor yang kita butuhkan adalah keberanian, berikutnya adalah membaca rambu dan ilmu lainnya. Ketika Anda hanya berani dan ndak bisa baca rambu, mungkin anda lolos diperempatan jalan saat lampu merah, tapi tidak untuk perempatan-perempatan berikutnya.

Dalam bisnis juga demikian, modal nekat saja tidak cukup, kita memerlukan pengetahuan untuk mengembangkan bisnis menjadi besar, kita perlu memperdalam ilmu manajemen operasi, marketing, sdm dan keuangan. Tanpa memiliki ilmu dasar tersebut niscaya usaha yang dikelola akan tetap mengecil bagai bonsai atau malah bisa jadi hidup segan mati tak mau atau tragsinya mati.

Tahap berikutnya, bisnis yang dikembangkan seringkali membentuk kurva S, ada yang tumbuh menjadi besar dan ada yang layu. Bagi seorang pebisnis itu hal biasa, bagai menanam padi di sawah, ada yang tumbuh subur dan ada yang layu dan bahkan mati dikerubuti gulma. Bisnis juga demikian, dari bisnis yang kita rintis ada yang membesar dan bahkan ada yang merugi terus.

Mensikapi bisnis yang rugi, sebagai bisnisman harus memiliki keikhlasan. Bisnis yang terus merugi biasanya bukan bisnis yang baik. Bagaimana sikap sebagai seorang pebisnis, menurut saya harus punya keikhlasan untuk membunuhnya dan menguburkannya. Bisnis yang terus merugi tidak tepat untuk terus disupply, bisa jadi lama kelamaan akan menjadi benalu keuangan kita. So jangan malu, jangan gengsi dan jangan bimbang menguburkannya meskipun itu kadang menyakitkan hati karena terlanjur mencintainya.

Keberanian, Pengetahuan dan Keihklasan modal dasar buat menghadapi bisnis yang kita kembangkan.

Semoga bermanfaat.

Wassalam,


Amir Fauzi
Owner

Mahabharata Epik yang Tiada Kering

Sore, selepas pulang kantor biasanya saya rajin ke toko buku. Entah mengapa, saya bisa menahan untuk tidak beli sesuatu, tetapi kalau sudah lihat buku, godaan saya begitu tinggi untuk tidak membelinya, apalagi buku tersebut menarik minat saya. Sepertinya saya telah kencanduan beli buku, ini bisa dilihat di rak buku yang saya buat khusus kini tak muat lagi, ada 1.000 koleksi buku mulai dari buku agama, sejarah, bisnis dan sastra.

Saya begitu asyik dengan buku, sepertinya buku sudah menjadi salah satu belahan jiwa. :-)
Sore itu, entah mengapa mata saya tertuju pada buku warna kuning, Mahabharata, Epik Pencerah Jiwa, karya penulis India, Gopalachary. Saya samber buku tersebut, ke kasir dan ngacir pulang.

Biasanya setelah beli buku, buku ndak segera saya baca, umumnya berdiam diri di meja atau di rak buku, kadang malah sampulnya masih utuh belum kesobek.

Setelah beberapa hari nongkrong, pas ada kesempatan malam hari saya mulai membaca dan membolak-balik. Ternyata buku karya Walmiki atau Begawan Wiyasa yang ditulis sekitar 1.500 SM ini begitu menarik.

Dalam bab awal, kisah dibuka dengan asal usul wangsa Pandawa dan Kurawa, terus berlahan dicerikatakn karakter, kemudian konflik hingga akhirnya terjadi perang antara dua bersaudara yang sering disebut sebagai perang Bharatayudha di Padang Kurusetra. Akhir di buku Mahabharata menceritakan penutup yang sangat cantik, berupa kemenangan Pandawa dan kebahagiaan yang hakiki.

Sebagai penyuka cerita Epik saya rekomendasikan pada pecinta buku untuk membaca buku klasik ini. Banyak hal yang saya dapatkan tentang makna kesetiaan, karakter dan akhir dari hukum sebab akibat. Buku ini menarik sekali dan bisa mencerahkan pemahan kita tentang konflik-konflik yang kini terjadi.

Maka sangat wajar jika buku ini tetap hidup dan melegenda selama berabad-abad, karena merupakan karya yang agung.

Tidak habis disitu, untuk mengobati penasaran saya, saya berselancar di internet mencari lebih dalam apa itu Mahabharata, dan ternyata sangat banyak referensi di internet, termasuk di Wikipedia. Saya bersyukur bisa membaca buku ini, semoga dilain kesempatan bisa membaca buku-buku bermutu lainnya.

Wassalam,


Amir Fauzi
Owner