Proses Produksi Industri Sandang

7:03 PM Diposkan oleh Amir Fauzi

Industri sandang adalah industri yang tidak ada matinya. Sandang merupakan
kebutuhan pokok, selain pangan dan papan. Dimanapun manusia, selama ia masih
bernafas, membutuhkan kebutuhan dasar tersebut.

Kembali ke industri sandang. Amerika, sebagai sebuah negara super power,
telahs ecara khusus mengalokasikan Texas sebagai negara pemroduksi kapas
terbesar di dunia. Mengapa kapas menjadi sentral bagi negera industri
tersebut, karena memang kapas adalah bahan utama dari pakaian. Orang Texas
bilang, andaikan saja mereka mogok tidak mau menanam kapas dalam 3 tahun,
maka dunia akan berantakan.

Agar kapas Amerika eksis, bahkan pemerintah memberikan subsidi dan proteksi
terhadap petani mereka, sehingga posisi kapas Amrika sampi saat ini masih
teratas di dunia. Ini melihat sangat strategis dan pentingnya industri
sandang.

Nah, apa saja yang meliputi industri sandang ini, berikut sedikit
penjelasan, semoga membuka wawasan kita.

1. Produksi Kapas
Kapas kebanyakan diimpor dari Amerika sebagai salah satu penghasil kapas
terbesar dunia. Eksport kapas ini biasanya dilakukan ke negera-negara kelas
dua, mengingat ongkos produksinya lebih murah.

2. Pembuatan Biji Benang
Bahan kapas selanjutnya diolah menjadi biji benang berwaran putih bersih.
Dari sini kapas biasanya dicampur dengan bahan non alami, bisa dicampur
dengan PE (Poli Ethilene) atau Spandek dan bahan lainnya.

3. Perajutan
Benang yang sudah jadi, kemudian dilakukan perajutan agar menjadi kain.
Biasanya industri perajutan mengambil benang dari produsen benang. Hasil
perajutan biasanya berupa kain putih bersih, kecuali jika dilakukan
pencelupan benang sebelum dirajut.

4. Pewarnaan
Selanjutnya, dilakukan pewarnaan dengan zat kimia sesuai dengan warna yang
diinginkannya. Warna biasanya terbagi menjadi 3 kategori, muda, sedang dan
tua. Semakin tua warna semakin mahal biaya yang dibutuhkannya. Dari
pewarnaan ini biasanya menghasilkan limbah yang merusak lingkungan

5. Pembuatan Pakaian
Dari bahan kain yang sudah jadi, biasanya dikonsumsi oleh industri garmen.
Disini dilakukan desain, pemotongan, penjahitan, finishing dan pengepakan.

6. Pemasaran
Bahan yang sudah di packaging dilakukan labelling serta melalui proses QC
(Quality Control) untuk dipasarkan keseluruh dunia.

Inilah proses yang terjadi dalam industri sandang, silakan, Anda mau
bergabung di sektor mana. Tergantung modal dan minat.

Wassalam,


Amir Fauzi
Owner
www.bursajilbab.com <http://www.bursajilbab.com>
www.jihadiclothing.com <http://www.jihadiclothing.com>
www.revoltaclothing.com <http://www.revoltaclothing.com>


====================================
Mau GRATIS TELPON LOKAL, DISCOUNT 50% SMS,
DISCOUNT 20% SLJJ, dan DISCOUNT FLEXI MILIS?
Ikuti Dahsyatnya FLEXI KOMUNITAS.
Ketik CREATE<spasi>[NAMA GRUP], sms ke 345.
Contoh: CREATE SMU2, sms ke 345.
Informasi selanjutnya:
- hubungi 147
- http://www.telkomflexi.com
- ketik INFO, sms ke 345.

Pentingnya Menulis Cita-Cita Hidup

10:00 PM Diposkan oleh Amir Fauzi

Wow !
Ternyata menuliskan cita-cita adalah sedemikian pentingnya. Kita kalau mau bikin acara kecil-kecilan saja kita bikin proposalnya, apalagi hidup yang sedemikian singkat dan berharga ini. Sangat sayang jika tidak dituliskan. Mengapa sangat penting untuk dituliskan.

Dengan menuliskan kita akan belajar untuk fokus dalam hidup ini, jangan diangan-angan saja, bisa lupa nanti, apalagi dalam dunia yang serba digital dengan jutaan informasi gentayangan setiap hari.

Saya termasuk orang yang kurang sepakat dengan orang yang memandang hidup bagai filosofi air, terserah mau mengalir kemana. Bagi saya, hidup ini harus didesain dan direncanakan. Tanpa rencana yang baik, hidup yang serba singkat ini akan tidak banyak berarti di akhirat nanti.

Nah, selanjutnya bagaimana, ? saya terinspirasi dari tulisan Pak Jamil Azzaini, tentang proposal hidup. Kita musti memilikinya. Ia ibarat garis-garis besar haluan hidup. Dan dengannya kita menciptakan rambu-rambu hidup kita.

Untuk mengkondisikan, caranya buatlah semacam mission statment atau misi hidup kita. Dengan menciptakan misi hidup kita secara akurat, maka akan membantu kita mengarungi hidup ini. Tulis dalam secarik kertas, dan tempel dimana-mana. Dan jangan lupa, lakukan internalisasi kedalam alam bawah sadar kita setiap hari. Selain itu yang sangat penting adalah rutin memanjatkan doa kepada Allah SWT akan proposal hidup kita. Insya Allah, akan terbuka jalan.

Terus terang, saya sendiri sudah cukup lama melakukan hal ini, meskipun saya ndak tahu banyak, tetapi seiring dengan berjalannya waktu, Allah membukakan jalan melalui proposal hidup saya yang masih sangat sederhana.

Mumpung belum terlambat, buat segera proposal hidup. Ini dia milik saya, yang saya tuliskan dalam kilatan pikiran.

"Saya ingin menjadi entrepreneur yang diberkahi dalam industri garmen muslim, selain itu saya akan mengabdikan diri kedalam pembangunan ummat melalui skills yang saya kuasai, menulis dan dunia adventure, semoga Allah memberkahi proposal hidup saya, Amien".

Wassalam,

Amir Fauzi
Owner
www.bursajilbab.com
www.jihadiclothing.com
www.revoltaclothing.com

Rindu Mendaki Gunung

7:28 PM Diposkan oleh Amir Fauzi





















Mendaki gunung adalah hobby saya sejak kecil. Dari SD saya sudah mendaki Gunung Kromasan, sebuah anak gunung di lereng Gunung Kelud. Ndak tahu, kenapa saya begitu senang dengan kegiatan petualangan. Dulu, saat masih kecil, saya gemar sekali mandi di sungai, Sungai Lekso namanya. Sungai ini mengalir membelah Gunung Kelud dan Gunung Kawi, airnya jernih dan deras, serta banyak bebatuan. Seperti khasnya sungai di lereng-lereng gunung berapi.

Selain itu, saya sering membuat kelompok mengadakan ekspedisi kecil-kecilan menyusuri sungai Bendo, sebuah sungai nan jernih ditengah tebing yang sangat curam. Saya telusuri didalam belahan tebing dengan menepis pohon bambu yang sangat lebat. Saya masuk langkah demi langkah memasuki lorong sungai. Wow, luar biasa. Ternyata di lorong begitu banyak ikannya, belum lagi airnya yang jernih nan dingin. Saya berangkat pagi, siang hari sudah tembus di mata airnya. Rasanya senang sekali.

Saat SMP, saya mulai mendaki gunung yang lebih tinggi, Gunung Kelud dan Gunung Kawi saya daki. Gunung dengan ketinggian 2.500 itu memberikan pencerahan awal serta antusiasme yang besar tentang dunia alam bebas. Saya begitu takjub akan ciptaan Allah ketika menyusuri gunung yang diciptakannya dengan begitu indah. Saya merasa kecil dihadapannya. Saya merasa begitu besar merasakan kebesaran Nya saat menyusuri ciptaannya.

Saat SMA, saya mendirikan kelompok Pecinta Alam di SMA Talun Blitar. Dan bersama PA ini saya banyak mendalami dunia outfoor, saya mendapat ilmu dari senior kami dari Barwijaya dan Unisma yang memberikan pembekalan. Dari situ, saya melakukan ekspedisi yang lebih besar. Bersama tim saya mendaki Gunung Semeru, sebuah pendakian yang kami laksanakan bulan Desember 1991. Pendakian dengan senior yang memakan waktu satu mingguan. Pendakian yang begitu mempesona dan penuh kenangan.

pendakian saat SMA selanjutnya ekpedisi ke Gunung Rinjani, sebuah gunung tertinggi di Nusa Tenggara, subhanallah, saya mendapat banyak pengalaman serta ketakjuban akan ciptaan Allah. Ekspedisi ini merupakan ekspedisi yang panjang dan melelahkan, banyak sekali hikmah yang saya dapat dan saya bukukan dalam sebuah diary.

Dan terakhir, ekspedisi saya lakukan ke Gunung Merapi Jawa Tengah lewat jalur Selo. Suprise, ini ekspedisi dadakan yang kami lakukan setelah rapat di Selo, sebuah desa di lereng Merbabu nan dingin. Ekspedisi ini dengan 4 orang kawan kerja, Alhamdulillah, ini mengobati kerinduan saya setelah begitu lama saya tidak melakukan pendakian di gunung dengan level 2.500 m dpl.

Kini, untuk mengekspresikan kecintaan saya pada dunia outdoor, saya akan merintis usaha perlengkapan outdoor. Ketika saya ke Alpina Bandung, saya berbincang dengan pemiliknya, saya nayatakan, saya penging sekali masuk dalam usaha outdoor, setidaknya ini bentuk ekpresi saya terhadap hobby dan menggiatkan cinta lingkungan.

Kini, saya rindu mendaki gunung, semoga dalam waktu dekat saya bisa melakukan ekspedisi ke Gunung Gede dan Gunung Pangrango. Semoga, Semoga.

Wassalam,


Amir Fauzi
Owner
http://www.bursajilbab.com/
http://www.jihadiclothing.com/
http://www.revoltaclothing.com/

Bisnis Kaos Distro Bandung Dimulai

6:55 PM Diposkan oleh Amir Fauzi

Kalau pengusaha Cina, banyak yang berpikir long term. Ketika usaha eceran berjalan, maka mereka mulai masuk grosir, kalau masuk grosir sudah mapan, maka masuk sektor produksi, kalau produksi sudah kuat, masuk sektor hulu membuat bahan baku. Kalau integrasi hulu hilir sudah dibuat, mereka membangun jaringan distribusinya.

Wow, maka mengapa mereka begitu besarnya. Dalam industri tekstil misalnya, mereka menguasai mulai dari import kapas, kemudian pembuatan bijih benang, terus perajutan dan sekalian pencelupan. Belum sampai disitu, dilanjutkan lagi ke garmen. Bahan baku yang sudah tersedia diolah menjadi pakaian dan segala turunannya.

Untuk membuat sebuah kerajaan bisnis seperti itu, tidaklah mudah. Mereka merintis tumbuh waktu demi waktu mulai dari eceran sampai membuat sendiri industri hulu. Kalau saya dapat cerita, banyak pengusaha tekstil China, awalnya makan bubur dan jadi pekerja di para pribumi yang lebih dahulu eksis di lokasi Tekstil Majalaya.

Nah, seiring dengan perkembangan jaman, kini berganti. Yang dahulu mereka jadi pekerja, kini jadi juragan dan orang pribuminya jadi pekerja. Ada pelajaran berharga disini. Bahwa kerja keras, kreatifitas, efisien dan berpikir jangka panjang menjadi hal yang sangat fundamental bagi perkembangan bisnis.

Terinspirasi dari hal diatas, setelah dari retil, kemudian grosir, dan kini masuk dalam produksi akan melakukan integrasi horizontal dengan menambah lini produk. Lini produksi kami yang baru adalah produksi kaos distro muslim dan motivasi.

Ada dua brand yang sedang kami bangun, Jihadi Clothing & Revolta Clothing. Alhamdulillah, webnya sudah eksis. Dan sebagaimana pengalaman sebelumnya, ketika kita action, Allah SWT selalu memberikan kemudahan. Langsung atau tidak langsung Allah pertemukan saya dengan orang-orang yang memiliki expertise dibidang clothing tersebut.

Kemudian untuk pemasok bahan, alhamdulillah. Semoga kedepan, produk kami bisa bersaing baik dari sisi kualitas maupun harga. Mohon doanya.

Wassalam,


Amir Fauzi
Owner
www.bursajilbab.com
www.jihadiclothing.com
www.revoltaclothing.com

Perjalanan Sebuah T-Shirt

1:26 AM Diposkan oleh Amir Fauzi

Saya tersentak dan sekaligus terinspirasi membaca sebuah buku "the long journey a shirt". Buku itu disusun berdasarkan dokumen-dokumen rinci yang menjelaskan bagaimana sebuah T-Shirt itu dibikin dan dipasarkan.

Begini ceritanya, produksi kapas didunia didominasi oleh Amerika. Tempat tanam ada di daerah Texas. Disana banyak sekal petani kapas yang diproteksi dan disubsidi oleh pemerintah AS. Kenyataan ini banyak diprotes oleh para petani dinegara-negara berkembang. Disatu sisi Amerika meminta adanya perdagangan bebas disatu sisi mereka melakukan subsidi dan proteksi kapas yang menjadi bahan dasar pakaian di seluruh dunia.

Alasannya sederhana, kapas adalah bahan dasar dari pakaian, jika tidak ada produksi kapas maka gegerlah dunia. Ini juga relevan dengan apa yang disampaikan Nabi Muhammad, bahwa bisnis kaum laki-laki yang baik adalah membuat pakaian dan parfum. Ini menunjukkan bahwa begitu sentral peran pakaian dan parfum dalam kehidupan manusia.

Kembali kecerita selanjutnya, kapas yang disubsidi tersebut akhirnya memiliki daya saing yang tinggi, baik dari sisi kualitas maupun harga. Kapas yang diproduksi kemudian diekspor ke beberapa negara berkembang untuk diproduksi baik untuk bahan dasar kain maupun sampai pakaian jadi.

Kenapa diproduksi di negara berkembang, karena produksi bahan pakaian memiliki banyak limbah, sehingga pemerintah AS tidak mau memproduksi. Selain itu daya saing tenaga kerja lebih murah.

Setelah pakaian & kain jadi, maka dieksport ke Amerika dan negera maju, lantas dikonsumsi oleh mereka. Harga produksi dan harga jual sungguh sangat jauh deviasinya.

Karena negara maju demikian konsumtif, t shirt yang dipakai pun belum jelek sudah ganti, demikian terakumulasi sehingga demikian banyak terkumpul kaos-kaos bekas pakai. Cerita selanjutnya, kaos-kaos tersebut menjadi limbah di Amerika. Selanjutnya kondisi ini menciptakan peluang. peluang ekspor kaos bekas. Dan inilah yang terjadi. Kaos-kaos bekas tersebut kemudian dieksport ke negara berkembang yang tadinya membuat kaos dan bahan jadi.

Demikianlah, sekilas perjalanan sebuah kaos yang menceritakan keadaan yang memilukan tentang ketimpangan ekonomi, negara kaya dan miskin. Inilah tugas kita untuk menciptakan ekonomi yang penuh keberkahan ditengah ketimpanganekonomi yang dahsyat.

Salam Idonesia Bangkit !

Wassalam,

Amir Fauzi
www.bursajilbab.com
www.jihadiclothing.com
www.bajuwafana.com

Dari Entrepreneur Menuju Leader

1:03 AM Diposkan oleh Amir Fauzi

Ini yang saya lalui ketika merintis bisnis dan bisnis itu kemudian bertumbuh. Ketika awal mula bisnis, saya terlibat mulai dari mencari gagasan bisnis, kemudian meng-eksekusi dan kemudian menumbuhkan bisnis.

Nah, yang saya catat, ada perubahan-perubahan kerjaan yang saya amati. Semula, ketika saya merintis bisnis yang dibutuhkan adalah ide bisnis dan cara mengeksekusinya. Ini adalah murni tugas-tugas entrepreneur.

Nah, setelah usaha tumbuh, dengan sendirinya tugas-tugas mulai dari marketing, operasi, keuangan dan sdm tidak lagi dapat saya kerjakan sendiri. Kita membutuhkan orang lain untuk bertumbuh.

Kalau dulu saya dapat mengerjakan dari awal sampai akhir, kini tugas itu tak dapat saya lakukan, karena pertumbuhan usaha. Karena perubahan tersebut, tentu membutuhkan perubahan prilaku saya.

Kalau dulu saya mengelola usaha sendirian kini dengan banyak orang. Nah, disini perlu lagi skills yang lebih luas. Apa skills itu, skills itu bernama leadership.

Kita harus melakukan migrasi dari memanage diri menjadi memanage orang. Ini butuh skills, banyak sekali entrepreneur bisa bekerja sendirian, tetapi banyak juga tidak dapat bekerja secara tim.

Buat Anda yang ingin bertumbuh, setelah belajar jadi entrepreneur, belajarlah juga jadi leader yang baik. Ini perlu proses belajar.

Demikian,
Wassalam,

Amir Fauzi
Owner
www.bursajilbab.com
www.jihadiclothing.com
www.bajuwafana.com

Setelah Mendirikan Usaha, Lantas Apa Selanjutnya

12:22 AM Diposkan oleh Amir Fauzi

Mencari ide bisnis adalah hal yang tidak mudah, apalagi ide bisnis yang prospektif. Belum lagi memulainya. Nah, setelah memulai usaha, terus usaha berjalan, apakah berhenti sebatas itu. Jawabnya tidak...

Banyak sekali usaha setelah didirikan lantas berhenti sampai disitu, sehingga bisnis gagal bertumbuh. Ini yang sering kita temui, bisnis dari tahun ke tahun berjalan ditempat. Alasannya ada dua, pertama sudah merasa puas dengan kondisi yang ada, dan kedua takut untuk bertumbuh.

Lho, kok ada ? jawabnya ya ada...
Trus kenapa kok takut tumbuh, ada beberapa alasan, pertama lack of knowledge, kekurangan ilmu. Jadi ketika usaha tumbuh, permintaan tinggi justru kalang kabut memenuhi permintaan pelanggan, dan karena kekurangan ilmu mengelola jadi amburadul dan tidak menemukan way out. Lantas karena merasa tidak mampu, kembalilah ke porsi semula, sehingga tidak naik kelas posisi bisnis.

Kedua, permintaan tidak tumbuh, tetapi tidak ada usaha untuk menciptakan pasar karena tidak adanya pengetahuan untuk itu.

Nah,
Penting sekali untuk membekali dengan ilmu agar bisnis bisa bertumbuh. Semisal dari sebuah home industri ke industri yang sebenarnya. Nah, salahsatu resep aar bisnis yang baru lahir bisa tumbuh adalah melakukan transformasi dari industri rumahan menuju industri modern. Dengan melakukan transformasi tersebut, usaha kecil bisa memiliki peluang lebih besar daripada mempertahankan tata kelola secara tradisional.

Demikian,
Sekilas cerita, yang saat saya gunakan untuk menumbuh kembangkan usaha yang kami rintis.


Wassalam,


Amir Fauzi
www.bursajilbab.com
www.jihadiclothing.com
www.bajuwafana.com